Outbound Malang | Outbound Bali | Outbound Lombok | Gunung Bromo Sunrise | Jeep Bromo

Berita, Tips dan Artikel

Senin, 3 Maret 2014
Klarifikasi musibah Rafting yang terjadi di Kota Batu..

*Artikel ini adalah penerusan dari BC atau Informasi Umum dr Sahabat saya Mas Wawan ‘Kaliwatu Rafting‘ Kota Wisata Batu.

Bahwa kejadian bencana Rafting di Kota Batu, tanggal 28 Februari 2014, jam 16.00 dengan Operator Rafting BAA (Batu Alam Adventure) dalam kondisi Banjir, Operator tersebut menjalankan pengarungan dan terjadilah musibah tersebut. Sebagai sesama Operator Rafting, kami (Kaliwatu Rafting, Kampoeng Rafting, Sahabat Air) langsung membuka Posko Pencarian dilokasi ‘Sahabat Air’ (Kaliwatu Group), dan berkumpulah seluruh Komunitas Rafting di Jawa Timur, untuk mencari korban. Jadi sebenarnya Rafting adalah Aktivitas Rekreasi yang Aman dan Menyenangkan.. Bila Standart Opeation Procedure (SOP) di Tegakkan!! SOP seperti Tidak Mengarung saat Banjir!! segala kondisi yang tidak memungkinkan, dengan Sigap dan Otomatis program Pengarungan akan diTunda, diHentikan bahkan diBatalkan!!¬† juga berD’oa sebelum pengarungan..

Yang perlu dipahami bersama adalah, Rafting di Batu tetap Aman, asalkan dilakukan dengan SOP Safety yang di Tegakkan dengan TEGAS !! dan juga partisipasi aktif dari Pelanggan, dengan mengkorfirmasi dan menanyakan kepada Agent atau Provider anda, tentang situasi atau siklus cuaca yang sedang terjadi diwilayah tersebut.. dan kami segenap  Team TheSINERGI INDONESIA Outbound Malang, mengucapkan Bela Sungkawa sedalam Рdalamnya kepada keluarga Korban, atas musibah yang menimpa saudara kita, kami yakin tak ada yang menghendaki kejadian seperti ini, sehingga Semua Pihak dapat menghambil Hikmah Positive atas tragedi Batu Rafting.. Salam..

 

Berita Korban Batu Rafting, Semoga menjadi yang  .. Aamiin..

Duka diantara Bencana Kelud. Musibah dialami peserta rafting di Kota Wisata Batu, dari 18orang yang mengikuti kegiatan Paket Arung Jeram, satu orang ditemukan meninggal dunia, dan 4 orang dikabar belum diketemukan karena terseret arus sungai. Berikut kronologi kejadian yang menimpa peserta mayoritas berasal dari jakarta, sebanyak 18 orang peserta mengikuti Program Wisata Arung Jeram dengan salah satu Operator Arung Jeram yang berada di Kota Wisata Batu, didesa Torongrejo, Kecamatan Beji, pada hari jum’at (28/02/2013)siang, sekitar pukul 14.00 Wib, diberangkat 5 perahu membawa 18 peserta, terbagi menjadi 5 kelompok.

Rencananya pengarungan akan finish didesa Areng 0 areng, kecamatanbeji,yang berjarak sekitar 10 m dari titik Pemberangkatan, mendekati Rest Area seitar separuh perjalanan, satu perahu terguling. Tiga peserta berhasil berenang menyelamatkan diri ketepi sungai, sedangkan peserta lainnya terseret arus sungai. Ada 5 peserta diatas perahu, Dalam kejadian tersebut satu ditemukan meninggal, dan 4 orang lainnya masih dalam pencarian, ‘ujar Kepala BPBD Kota Batu Bpk. Sasmito’ kepada Detik.com, jum’at malam.

Satu korban meninggal bernama Nurul Komar (23), waga jalan Fatmawati – Jakarta Selatan, korban ditemukan tewas dialiran Sungai Brantas, lokasi Program Rafting dilakukan, satu korban selamat, Rani Efendi, jelas Sasmito. Ia menambahkan, korban meninggal kini berada di RS Hasta Brata Kota Batu, kini puluhan Tim SAR gabungan dikerahkan untuk menyisir aliran sungai, karena masih ada 4 korban ainnya yang belum berhasil ditemukan.

delicious Berita, Tips dan Artikel feeds Berita, Tips dan Artikel technorati Berita, Tips dan Artikel stumble Berita, Tips dan Artikel digg Berita, Tips dan Artikel
    sajithmr Berita, Tips dan Artikel

Incoming search terms: